Headlines News :


Tampilkan postingan dengan label News Kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News Kampus. Tampilkan semua postingan

Pasar Mahasiswa Mercu Buana


kampusnote.com – Jakarta (20/10) Mahasiswa yang terhimpun dalam Central Enteurpreneur of Mercu Buana (CREAM) mengadakan Pasar Mahasiswa,  Dengan tujuan membangkitkan minat tumbuh jiwa kewirausahaan Universitas Mercu Buana, acara tersebut berlangsung meriah dan sukses, Pasar mahasiswa ini terpusat di pintu masuk Gerbang Utama Auditorium Tower Universitas Mercu Buana.

Dalam sambutannya Arif Hidayat selaku Ketua Cream menyampaikan bahwa untuk memancing Mahasiswa yang berjiwa wirausaha, dibutuhkan wahana yang progress dan kontinyu, sehingga nantinya virus kewirausahaan bisa pandemik di kampus yang kita cintai ini, disamping itu pula kami selalu akan meminta binaan dari pembina kami baik dari sektor moril maupun materil.

Acara ini di ikuti oleh 27 Wirausahawan yang berasal dari mahasiswa Universitas Mercu Buana maupun umum, sekitar Ratusan Pengunjung memadati acara tersebut, nampak antusias pengunjung yang luar biasa.

Di Akhir acara Arif menyatakan bahwa Terima kasih kepada Panitia dan Peserta yang telah berpartisipasi sehingga acara ini sukses dan meriah. Dan silahkan temen-temen mengikuti Pasar Mahasiswa untuk tahun-tahun selanjutnya.(Ferizal_UMB)

DOSEN DIDUGA MELAKUKAN AKSI TAK SENONOH, MAHASISWA UNJUK RASA


Kampusnote.com - Seluruh Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM) menggelar aksi demo di depan Rektorat Universitas Mercubuana, aksi ini di mulai dari Senin pagi jam 8. Seluruh peserta Demo berkumpul dan menyampaikan aspirasinya di depan Gedung Rektorat.

Koordinator Lapangan Lukman Nurdiansyah jurusan Sistem Informasi anggkatan 2007 menyampaikan, “Aksi ini di tujukan kepada Bapak Sudirman selaku Wakil Dekan untuk segera mundur dari Jabatannya karena tindak asusila yang telah di lakukan terhadap mahasiswi Fasilkom 2013.”

Kejadian ini bermula hari Jumat, Tanggal 22 November 2013. Himpunan mahasiswa Fasilkom ini menggelar rapat SU ( Sidang Umum) yang berada di Puncak, Bogor. Salah seorang mahasiswi yang ingin mengikuti Rapat SU mendapat ajakan dari Wakil Dekan untuk pergi bareng di acara tersebut. Alih – alih ke tempat tujuan, mobil yang di tumpangi oleh Mahasiswi ini malah menuju Tanjung Priok dan berhenti di sebuah diskotik.  Disini wakil Dekan melakukan tindak susila seperti merangkul dan mengusap paha mahasiswinya tersebut. mendapat perlakuan ini, mahasiswi ini langsung kabur meninggalkan diskotik dengan sebuah taksi dan meninggalkan sebuah tas.

Atas dasar ini mahasiswa Fasilkom menuntut agar Sudirman Wakil Dekannya tersebut di turunkan dan dipecat karena tindak asusila yang telah dilakukan, Rektor dan Dekan juga harus bertanggung jawab untuk segera memproses atas kejahatan dan perilaku Sudirman.  Di aksi ini mahasiswa juga meminta kepada pihak kampus untuk segera mengkaji ulang segala tenaga pegajar, karyawan, dan elemen Birokrasi dari segi kualitas yang lebih bermoral.

“Jika Universitas Mercubuana saja tidak Mampu seleksi SDM pengajar, karyawan, dan perangkat birokrat, apakah mungkin Univ. Mercubuana mampu menerapkan asas pendidikan    bermartabat untuk mahasiswannya??” pungkas Lukman. (Harris_M)






.



Hari Pertama Dunia Kampus 2013 FEB Universitas Mercubuana

kampusnote.com - Dunia Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana yang diadakan tgl 28-30 Agustus 2013, salah satunya berlangsung di Aula Rektorat, kali ini mengusung tema “ Generasi Muda Yang Merubah Dunia” . seperti yang dituturkan oleh Lutfi Alhazami selaku ketua Dunia Kampus FEB tahun ini, “ tema ini di maksudkan untuk mengisnpirasi mahasiswa untuk berinovasi, kreatif sehingga dapat mengubah dunia menjadi lebih baik lagi”.

Persiapan yang dilakukan oleh panitia selama kurang lebih 1-2 bulan untuk acara dunia kampus FEB tahun ini. “Kendala yang dihadapi dalam persiapan DK, salah satunya adalah kurangnya komunikasi antar anggota, karena lebaran juga jadi panitia banyak yang mudik”, tambah Luthfi.

Peserta mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis berjumlah sekitar 800 orang yang terdiri dari jurusan Akutansi S1, Akutansi D3, Manajemen S1, dan Manajemen D3.  Pesan dari ketua DK FEB 2013 untuk DK tahun depan agar panitia lebih lama persiapan, komunikasi di perbaiki dan tempat yang lebih luas, mengingat jumlah maba yang cukup banyak.  “ sebaiknya untuk DK selanjut nya juga disediakan ruang medis khusus untuk fakultas”. pungkas Lutfi mengakhiri wawancaranya. (Winda_UMB)

UKM ISLAM AL FARUQ MENGADAKAN SEMINAR EKONOMI SYARIAH

DEKAN  : SAYA BARU SAJA MENANDATANGANI KOMISARIAT IAEI MERCUBUANA

kampusnote.com – Diantara serangkaian agenda dari AFF (AL Faruq Fair) adalah Seminar Ekonomi Syariah, agenda yang bertajuk "Redominasi Dalam Perspektif Ekonomi Syariah” di moderatori oleh H. Ahmadin Rojallih LC. L.LM. P.Hd, pemateri Pembicara : Zuhairan Y. Yunan, dan  H. Muhammad Iman Sastra Mihajat, Lc. PDIBF, MSc Fin, Ph.D, acara tersebut berlangsung Sabtu (01/06/2013) di  Universitas Mercu Buana.

Adib Bukhori selaku ketua panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh partisipan yang turut menyukseskan agenda yang sangat bergengsi tersebut. Dia menyatakan bahwa “Semangat Ekonomi Syariah tersebut harus ditularkan bagi regenerasi-regenerasi selanjutnya, karena ini sangat prosepektif”. Pungkasnya.

Acara yang berlangsung sucses tersebut di hadiri oleh : Direktur Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana Endi Rekarti SE, ME, Mewakili Pembina UKM Islam Alfaruq Muhammad Rohandi SE, MM. Dan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Wiwik Utami S.E Ak, MM. Dalam sambutannya mengatakan bahwa ekonomi syariah adalah salah satu hal yang harus di kuasai oleh Mahasiswa Mercu Buana, Mengingat Pasar kerja yang sangat menjanjikan, Oleh karena itu saya baru saja menandatangani Komisariat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Universitas Mercubuana untuk menjadi Partnership tentunya.

Peserta yang dimintai tanggapan mengenai acara ini mengatakan “ya Walaupun banyak kata-kata bahasa Arab yang gua kagak mengerti, namun ya gua ikut-ikut aja, seru sih acaranya” sebut Rizal.

Seperti yang diketahui sebelumnya Unit kegiatan mahasiswa Islam (UKMI) Al-Faruq Universitas Mercu Buana mengadakan serangkaian agenda Al Faruq Fair (AFF III 2013 ) yang diadakan rutin setiap tahun.Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Milad (Hari Lahir) UKMI Al-Faruq, dan mulai diadakan pada tahun 2010. AFF III 2013 ini akan menghadirkan serangkaian acara yang dipersembahkan oleh masing-masing Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) dengan sistem Road To. AFF III 2013  tahun ini mengusung tema “Inovasi Islam, Menuju Repetisi Keemasan”. (Ferizal_UMB)

Lembu Club 80's di ARTVERTISING Hima Pariwara 2013


Kampusnote.com - Pekan Pariwara 2013 memberikan suguhan menarik di pertengan bulan Mei ini, dalam salah satu rangkaian kegiatan ARTVERTISING yaitu seminar umum yang bertajuk HARDVERTISING dengan pembicara Lembu Wiworo Jati sebagai (Creative Director Fortune Indonesia), berjalan lancar dan meriah.

Seminar yang bertema HARDVERTISING ini dipadati oleh peserta dari berbagai Universitas di Jakarta, seperti, Universitas Indonesia, Universitas Diponogoro, dan Universitas Mercu Buana sebagai tuan rumah tempat acara ARTVERTISING berlangsung.

Peserta sangat serius mendengarkan sharing dari Pembicara Seminar mantan Vokalis Band Club 80’s tersebut, karena tak jarang Lembu memberikan sample-sample iklan creative dari berbagai macam Negara yang membuat para peserta terhibur dan terkagum melihatnya.

Di dalam sesi tanya jawab, Ridho Mahasiswa Marcom Kelas Karyawan  Universitas Mercu Buana bertanya “mengenai jenis iklan di Indonesia yang hampir sama iklan-nya, dan Ridho meneruskan apa  ada hubungannya dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ?” paparnya dengan lugas.

Dikesempatan itu juga Lembu menjawab pertanyaan Ridho dengan santai dan simpel “ mungkin ada kaitannya juga dengan Etika Periklanan, karena produknya juga agak sama, dan memang client nya juga yang minta seperti  itu” jawab Creative Director FI .

Pada akhir acara, moderator Seminar HARDVERTISING juga sempat menyinggung sedikit tentang Peranan New Media terhadap ADVERTISING di Indonesia sekarang ini, Lembu dengan cepat merespon singgungan tersebut dengan pengalamannya di balik layar, “sekarang mulai banyak yang menggunakan Digital Media, tapi jujur sampai sekarang saya juga masih belajar banyak tentang media”.

“Dan kalo boleh saharing, beberapa client saya masih agak takut untuk memasuki ranah New Media, karena mereka masih belum siap dengan respons negative yang sewaktu-waktu menerpanya” paparnya dengan jelas.

Lembu sebagai pembicara mempunyai harapan kepada peserta seminar agar “HARDVERTISING bisa menjadi HEARTVERTISING untuk kalian” tutupnya. (Putra_UMB)

Jason Juara SCTV Goes To Campus 2013 Universitas Mercu Buana


kampusnote.com - Serangkaian agenda SCTV Goes to Campus di Univeritas Mercu Buana, Jakarta, berakhir dengan meriah. Selain mengikuti lomba news presenter dan citizen jurnalism, SCTV Goes To Campus  (SGTC) 2013 juga menggelar workshop news presenter dengan pemateri Jeremy Tetti dan Retno Pinasti.

Dalam acara yang digelar di Jakarta, Rabu (8/5/2013), ratusan mahasiswa memenuhi auditorium Mercu Buana untuk menyaksikan pengumuman pemenang lomba news presenter SGTC 2013 sesi pertama di Jakarta. Tim juri telah menjaring sebanyak 10 mahasiswa berbakat dari berbagai universitas. Materi yang dilombakan berupa live report dan sejumlah pertanyaan pengetahuan umum yang harus dijawab peserta.

"Ya di belakang saya sudah ada 10 finalis dan sudah terpilih juara 2 dan 3. Dan tim juri akan mengumumkan juara 1 news presenter. Dan pemenang session 1 yang dilangsungkan di Kampus Mercu Buana adalah Jason," kata Jeremy Teti yang menjadi anggota tim juri dan disambut tepuk tangan meriah para penonton.

“Ini merupakan sebuah kebangaan bagi saya, dan  terima kasih saya ucapkan  kepada SCTV moga Acara ini dapat dilanjutkan untuk menjaring bakat-bakat mahasiswa yang belum tereksploritasi tentunya ” kata Jason valentino yang menjadi pemenang SCTV Goes To Campus  (SGTC) 2013
Selain menetapkan pemenang lomba news presenter juri juga menetapkan juara pada katagori citizen jurnalis. (Ferizal MS_UMB)

PEMENANG NEWS PRESENTING
1.JASSON VALENTINO (BROADCASTING 2010)
2.KANTI WIDJAJA
3.SILVIONA TARINGAN (BROADCASTING 2009)

PEMENANG CITIZEN JOURNALISM
1.RATNA , DIO, YOGO ( BROADCASTING  2010)
2.ARI  (BROADCASTING 2010)
3.IQBAL ALFATIH, YUNOVAN CHANIF, BAGUS, GEORGE  (BROADCASTING 2010)

AFF III 2013 Inovasi Islam, Menuju Repetisi Keemasan


kampusnote.com - Unit kegiatan mahasiswa Islam (UKMI) Al-Faruq Universitas Mercu Buana kembali mengadakan serangkaian agenda Al Faruq Fair (AFF III 2013 )yang diadakan rutin setiap tahun.Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Milad (Hari Lahir) UKMI Al-Faruq, dan mulai diadakan pada tahun 2010. AFF III 2013    ini akan menghadirkan serangkaian acara yang dipersembahkan oleh masing-masing Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) dengan sistem Road To. AFF III 2013  tahun ini mengusung tema “Inovasi Islam, Menuju Repetisi Keemasan”.

Diantara kegiatan AFF III 2013 yaitu Kajian Tematik Islam, Donor Darah, Seminar Ekonomi Syariah, Workshop Kemuslimahan, dan lain lain. Demikian di kemukakan ketua UKMI Al Faruq pada pembukaan AFF III 2013 Haekal Fajri Amrullah pada siaran pers nya.

Kamis (19/04/13), AFF III 2013  yang merupakan event akbar yang diadakan oleh UKMI Al-Faruq ini resmi dibuka oleh Ir. Joko Sugiharjo, MM. perwakilan dari Direktorat Kemahasiswaan (DIRMAWA). Acara Opening AFF III 2013  inipun diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan. Dengan bertemakan “Mengendus Konspirasi Zionis Untuk Menguasai Dunia”, mahasiswa pun sangat antusias mendengarkan materi dari pembicara yaitu M. Pizaro Novelan Tauhidi Dan Indra Adil. Tema opening yang fresh dan up to date, membuka wawasan mahasiswa untuk mengetahui konspirasi yahudi untuk sedikit demi sedikit menguasai dunia.
   
Menurut ketua pelaksana Muhammad Afif Dzulqaedah, tema konspirasi sengaja diangkat, karena    memang sedang hangat-hangatnya menjadi pembicaraan public. Selain itu, juga untuk meluruskan pemikiran para mahasiswa yang sudah banyak teracuni oleh virus hedonisme tentang zionis yang berencana menguasai dunia. Sedangkan tema AFF III 2013  tahun ini yang bertajuk “Inovasi Islam, Menuju Repetisi Keemasan” menurutnya, bermaksud mengingatkan kembali akan zaman kejayaan islam terdahulu dimana khilafah masih eksis dan berusaha untuk menuju repetisi atau pengulangan kembali zaman keemasan atau kejayaan islam tersebut. Menanggapi acara opening AFF III 2013 , Mentari AFF III 2013 Arel mahasiswi Manajemen 2012 yang sekaligus aktivis UKMI Al-Faruq berpendapat “menurut aku kalo dari tempat itu kurang efektif keliatannya kita itu ngadain acara untuk organisasi kita aja. padahalkan materi yang di kaih tentang islam aku pengennya acara itu bisa membuka mata para mahasiswa tentang islam. kalo dari materi udah bagus menurut aku.” tuturnya.

 Sehari setelah opening AFF III 2013  yang diadakan di lantai satu, tower Universitas Mercu Buana. AFF III 2013  melanjutkan rangkaian acaranya dengan mengadakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan DKM Manarul Amal. Acara ini diikuti oleh kurang lebih 100 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Mercu Buana. “Donor darah itu asik, jujur badan lebih segar. Trus dapet susu sama mie lagi.” Tutur Andi Pajoloi Bate, mahasiswa jurusan Public Relations 2012 yang juga berpartisipasi menjadi pendonor.

Seperti dikatakan Tudrikah Silvia Susanti selaku ketua kemuslimahan UKMI Al-Faruq, AFF III 2013  tahun ini telah memasuki tahun ketiganya, AFF III 2013  memang baru diadakan sejak tahun 2010. Sebelum tahun 2010, Al-Faruq memperingati hari lahirnya dengan mengadakan acara milad yang diselenggarakan hanya dalam satu hari. Berbeda dengan 3 tahun terakhir yaitu dengan mengadakan serangkaian acara yang dikelola oleh masing-masing LDF. (Ferizal MS_UMB)

Management Development Program 2013

kampusnote.com - Himpunan Mahasiswa Manjemen SI, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana menggelar Training Kepemimpinan di Bogor, acara ini berlangsung selama 3 hari 2 malam, mulai dari tanggal 12-14 April 2013 di Villa Aryanti cisarua Bogor.

Tema yang cukup kreatif di ilhami dari sebuah mimpi yang ingin di wujudkan untuk menjadi pemimpin yaitu “Pemimpi yang Mencari Huruf N”. pemimpin yang lahir dari training ini di harapkan kelak akan menjadi pemimpin yang baik, santun dan menjadi pemimpin yang di cintai rakyatnya.

Management Development Program yang di laksanakan secara berkesinambungan setiap tahunnya ini merupakan yang Ke-16, dan juga kegiatan dengan peserta terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya. Terlihat peningkatan yang sangat drastis dalam MDP XVI kali ini yang mana dari  sebelumnya tahun 2012 sebanyak 102 peserta membludak menjadi 163 peserta,”lansir Wahyu -Dwi Prasetyo”Ketua pelaksan MDP Ke -16.

Seluruh peserta sangat antusias mengikuti serangkaian kegiatan yang di selenggarakan oleh panitia diantaraya Penyampaian Materi oleh para dosen UMB,Out Bone, Pengetahuan tentang HIMA Manajement SI, Debate Execution, Talent Show dan di akhiri dengan agenda Temu Ramah Alumni.

Dari serangkaian agenda yang sudah di ikuti Muhammad Rijal Peserta MDP XVI ini mengatakan bhawa "Out bone adalah agenda yang berkesan banginya karena dalam agenda Out bone peserta di wajibkan mengikuti penjelajahan dan disetiap pos-posnya wajib menjawab semua pertanya yang di berikan panitia penjaga pos, apa bila pertnyaan tersebut tidak bisa di jawab, maka mereka akan mendapatkan hukuman, dan hukumannya wajah dari peserta dan besama sekelompoknya akan di warnai larutan blao dan hampir dari seluruh peserta wajahnya terlumuri blao di wajahnya". Sungguh pengalaman yang berharga lanjutnya.


Dalam sambutannya, Ketua HIMA Manajemen SI Kastomi Ryadi, berharap setelah acara ini selesai mahasiswa bisa mendapatkan dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan kepada seluruh peserta,terus menjalin tali silaturrahim dan lebih akrab sesama dan antar angkatan dalam program studi tersebut.

Terjadi beberapa peristiwa dalam pelanksanaan agenda tersebut yaitu ada 5 peserta yang sakit dan di laporkan peserta yang sakit tersebut merupakan sakit bawaan yang kambuh di akibatkan kelelahan dan juga kurang istirahat karena padatnya kaegiatan.

Juga tedapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya, yaitu waktu persiapan yang singkat,Villa yang di butuhkan berukuran besar namun di lokasi villanya umumnya berskala kecil. Dan kuota peserta yang membludak membuat panitia kualahan.

Agenda yang di buka secara resmi oleh wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana, dan di tutup oleh Ketua HIMA jurusan. (Arif_T'Whasda)

Diklat Produksi 8 UKM Amoeba

Photo Oleh : Arif Hidayat

kampusnote.com - UKM Amoeba mengelar " Diklat produksi" . Acara ini berlangsung selama beberapa hari..salah satu pertunjukkan yg di gelar  pada malam hari ini tgl 16 april pukul 19.30 adalah "Bulan Emas di Jendela Kakek"  karya dari H. Adjim Arijadi yg merupakan salah satu naskah terbaiknya.

Pesan yg ingin disampaikan dari pementasan teater ini adalah Harta hanyalah kebutuhan untuk menunjang kehidupan manusia, bukan segala-galanya. Dan jangan sampai harta atau warisan mengubah sifat manusia yg berperilaku baik menjadi perilaku yg buruk.

Pertunjukan yang di sutradarai oleh krisna Murthy Wibowo ini di perankan langsung oleh para anggota UKM tersebut.

Drama yg awalnya berdasarkan tema Alam ini kemudian diangkat menjadi kisah yg lebih modern dan lebih menarik,yang di perankan oleh:

- Daiyan Arif sebagai Kakek
- Ricka Erza Juwita sebagai Jonah (pembantu)
- Kholid Sulaiman sebagai Abdullah (cucu ke 3)
- Ayub Isdiyanto sebagai badrun (cucu pertama)
- Siti Mukaromah sebagai Siska (istri Badrun)
- Mahdalena sebagai Rusmini (cucu ke 2 )
- putri Apriliani sebagai Dessi (cucu ke 4)

Adapun pementasan itu sendiri sudah mulai dipersiapkan oleh sutradara dan para crew selama empat bulan dengan memanfaatkan Sasana Kreasi Buana sebagai tempat pertunjukkan.

Persiapan yg sangat baik oleh para pemain teater ini dan kerja keras crew mendukung serta berpartisipasi didalamnya mampu menghipnotis para penonton sehingga duduk rapi dan penuh antusias dalam menyaksikan dari awal hingga penampilannya selesai.

Penampilan yang berdurasi ±50menit ini mendapat pandangan yg positif dari para penonton yg menghadiri,pembinaan UKM Amoeba dan beberapa dosen ikut serta memberikan applaus yang sangat meriah.

Idris Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yg salah satu dari penonton beranggapan bahwa "pementasan ini cukup menarik, apalagi pesan yg disampaikan menggugah hati para penonton. Dan dia juga berharap untuk kedepannya teater akan sering melakukan pementasan seperti ini sebagai tempat hiburan bagi mahasiswa yg murah dan meriah".

Krisna Murthy Wiboyo Mahasiswa Fikom Universitas Mercu Buana yg menyutradarai pemetasan ini berharap “Kedepannya semoga anak-anak teater amoeba bisa terjun ke dunia panggung teater yg lebih top dan lebih bergengsi. Dan memberikan hiburan yg lebih baik lagi di dalam dunia drama atau teater Indonesia”. ( Harris MA_UMB)

DPM Fisip Unsyiah Gelar Seminar dan Silaturrahmi DPM se Aceh

Aceh - Seminar dan silaturrahmi Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (DPM Fisip) se Aceh yang berlangsung di aula utama Asrama Haji Banda Aceh yang dimulai sejak pukul 09.00 Wib pagi tadi dibuka langsung oleh Drs. H. Bustami Usman M.Si selaku kepala Kesbagpol Linmas Aceh.

Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan apresiasinya dan rasa kagumnya dengan adanya acara yang digelar oleh DPM Fisip Unsyiah ini.

Seminar yang dilaksanakan di aula utama asrama haji ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat-pejabat penting di Aceh dan sejumlah DPM dari seluruh Aceh, seperti Al Muslim Bireun dan Jabal Ghafur Sigli.

Ketua panitia penyelenggara acara, Herianda dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar ini menjadi awal dari pergerakan mahasiswa.

"ini adalah bukan akhir dari pergerakan kita tapi ini merupakan awal daripada pergerakan kita sebagai mahasiswa dalam memberikan konstribusi serta kepedulian untuk memebangun aceh yang aman, damai dan sejahtera", ujarnya.

Seminar tersebut dilangsungkan dengan dua tahap materi yang dimulai dari pagi hingga siang dan yang dimulai dari siang hingga sore. Materi pertama "Mengawasi Kinerja DPRA Melalui Program Legislasi Aceh (PROLEGA). Disampaikan oleh Prof. Dr. Husni Jalil, Pihak rektorat Unsyiah, Yarmen dinamika, (Redaktur Pelaksana Serambi Indonesia) bapak Juanda Jamal, dan Munir Aziz (moderator).

Materi kedua "Empat Pilar Kehidupan Berbangsa, Bernegara Konsollidasi Demokrasi dan Jati Diri Bangsa". Disampaikan oleh Darwis S.H (Pengacara Senior Aceh) dan H. Teuku Bachrum Manyak (Anggota MPR RI & DPD RI). Dengan moderator Dr. Taqwaddin S.H, S.E, M.S

Acara yang turut dihadiri oleh lebih dari 100 peserta ini berjalan lancar hingga penutupannya pada jam 17.00 Wib sore tadi. Ariful_UNSYIAH

Pembukaan Kegiatan Study Islam Alam Raya (SIAR)

kampusnote.com - Study Islam Alam Raya(SIAR) 2012, berlangsung di Wisma Ariyanti,Cisarua Bogor, acara berlangsung dari 16-18 november 2012.

Adapun semua rangkaian kegiatan yang di sajikan oleh panitia yang jumlahnya 32 orang yaitu berupa Outbound, Seminar, Talkshow dan lainnya.

Materi seminar juga sangat penting dan mendasar untuk bekal dalam perkuliahan atau di kehidupan sehari-hari, pembicara dalam seminar ini antara lain Ust. Agus Supriatna membahas mengenai "Ma'rifatullah", Ust. M Rohandi, SE.MM membahas tentang "Ghaswulfikri", dan Ust. Eri Setiawan,SE membahas "Urgensi Tarbiyah".

Beberapa peserta sangat menikmati acara yang sedang berlangsung,106 peserta mahasiswa Mercu Buana yang tergabung dari putra dan putri terdiri dari enam Fakultas di selenggarakan oleh UKMI (Unit Kegiatan Mahasiswa Islam) Al Faruq Universitas Mercu Buana.

Kami sebagai peserta berharap dapat membawa pulang ilmu yang melimpah saat pulang nanti, kemudian menyambung tali silaturrahmi dengan sesama muslim dan teman-teman kampus yang sudah terjalin di medan training ini. Tentunya juga mendapat ridha Allah karena terus menuntut ilmu keislaman meskipun sampai ke negri Bogor.

Kegiatan SIAR akan di tutup oleh Direktorat Kemahasiswaan Universitas pada tanggal 18 nov 2012. (Arif_UMB)

Mata Kuliah AntiKorupsi Dapat Dukungan Mahasiswa

 kampusnote.com - Budaya korupsi yang sudah membudaya  di Indonesia, sepertinya harus dicegah oleh seluruh kalangan. Baik itu kalangan perguruan tinggi, maupun lembaga pemerintahan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun, berencana akan menggandeng perguruan tinggi untuk mengembangkan mata kuliah antikorupsi. 
 
Menurut Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DPD DKI Jakarta, Ibnu, banyak sekali manfaat didapatkan melalui pendidikan antikorupsi, jika nantinya benar dijadikan mata kuliah. Pendidikan tersebut, menurut dia, bisa membina mental-mental kaum muda.
 
“Sangat setuju sekali, jika ada mata kuliah antikorupsi di kampus, agar ke depannya Indonesia memiliki para pemimpin muda yang berjiwa patriotisme dan nasionalisme,” kata Ibnu, saat di temui Okezone, Senin, (29/10).
 
Tirta Anhari selaku ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, juga mengamini. Tirta sangat setuju dengan adanya pendidikan antikorupsi di kampus. Apalagi, baik diskusi atau pendidikan antikorupsi dirasa kurang digencarkan. 

“Walaupun tidak terlalu efektif, tetapi masih adanya upaya yang dilakukan oleh pihak KPK dan seluruh perguruan tinggi,” ujar Mahasiswa semester V, Teknik Informasi tersebut. 
 
Tirta juga menambahkan, korupsi adalah sebagian dari budaya yang sudah mengakar di Indonesia yang harus dicegah. Oleh Karena itu, budaya diskusi dan stimulant melalui pendidikan, menjadi salah satu caranya.(rfa)(//mlk)


Sumber : Okezone.com

Undip Dongkrak Produktivitas Wirausaha Garam Rakyat

kampusnote.com - Bantuan Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, mampu meningkatkan kualitas garam menjadi lebih putih dari cara pengolahan konvensional dengan rendemen naik 150% per pekan. 

Hal itu disampaikan Kepala Program Studi Magister Teknik Kimia Undip Dr. Mohamad Djaeni kepada detikcom, Senin (22/10/2012). 

"Hasil ujicoba demplot pada lahan 200 m2 di Kecamatan Kedung, Jepara, menunjukkan peningkatan kualitas rendemen dari 1 ton menjadi 2,5 ton per pekan dengan produk jauh lebih putih dan bersih, tidak bercampur tanah," ujar Djaeni. 

Kecamatan Kedung dikenal sebagai salah satu sentra produksi garam rakyat (garam krosok) di Jawa Tengah dengan total produksi 38.178 ton per tahun. Produksi sebesar ini membutuhkan lahan sekitar 636,30 Ha, dengan produktifitas rata-rata 60 per Ha per tahun dan menyerap tenaga kerja 458 orang. 

Dari tinjauan ke lokasi di Koperasi Mina Barokah dan UKM Garam Sumber Barokah terlihat permasalahan sumber daya manusia, manajemen dan teknologi, yang mengakibatkan rendahnya kualitas produk, inefisiensi waktu proses dan biaya tenaga kerja. 

Tim Undip tergabung dalam Iptekda LIPI dipimpin Dr Heru Susanto dibantu tim mahasiswa KKN Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM 2012) bimbingan Dr. Djaeni mengimplementasikan teknologi aplikatif pengolahan air laut sebagai bahan baku garam, dilanjutkan proses penguapan dan kristalisasi. 

Pada ladang kristalisasi dilakukan modifikasi dengan memasang terpal warna hitam untuk menahan air pekat yang mengandung garam supaya tidak merembes ke dalam tanah, sekaligus berfungsi menyerap sinar matahari, sehingga proses penguapan dan kristalisasi menjadi lebih cepat. 

Menurut Djaeni, aplikasi terpal hitam ini merupakan gagasan bersama antara Dr. Heru Susanto, Ir Danny Sutrisnanto, M.Eng dan pimpinan Koperasi Mina Barokah. 

Selanjutnya air laut yang sangat keruh dijernihkan dengan teknologi sand filter dan sabut untuk menyaring partikel dan bahan-bahan organik lain, sehingga air laut sudah bersih jernih ketika masuk ke ladang penguapan dan kristalisasi. 

Hasilnya, produk garam putih bersih dan tidak perlu pencucian lagi saat akan diiodisasi ataupun dikemas. Dengan harga terpal Rp 20.000/m2 dan harga garam rata-rata Rp 300.000/ton, maka biaya investasi pemasangan terpal akan kembali dalam waktu 10 kali panen (70-100 hari). 

"Terpal ini dapat digunakan 5-6 tahun, sehingga keuntungan lebih besar dapat diperoleh. Apalagi jika harga dasar garam rakyat yang ditetapkan pemerintah dapat terealisasi pada musim-musim panen, maka kesejahteraan para petani garam dapat terwujud," papar Djaeni. 

Capaian tersebut juga memungkinkan petani garam sayonara dengan masa lalu, dimana kemurnian NaCl di bawah 95% dan warnanya keruh kecoklatan karena bercampur tanah, sehingga produk mereka dihargai cuma Rp 250-Rp 300/kg, jauh di bawah harga patokan pemerintah Rp 550 untuk garam kelas II dan Rp 750 untuk kelas I. 

Hasil-hasil tersebut memuaskan berbagai pihak dalam pameran produk Iptekda LIPI dan KKN-PPM di Kecamatan Kedung (20/10/2012), yakni Sekretaris LPPM UNDIP Dr. Wayan Sukarya, Ketua Koperasi, Camat Kedung serta DKP Jepara, dan mereka menyatakan akan melanjutkannya pada musim garam tahun berikutnya. 

Pada pameran ini ditampilkan karya dosen, mahasiswa, dan masyarakat, antara lain maket produksi garam secara efisien, pengolahan tanah untuk ladang garam, serta pengolahan air garam secara biologis dengan udang artemia bimbingan ahli teknologi kelautan Ir Gunawan Widi Santoso, MS. 

Selain melibatkan 36 mahasiswa KKN-PPM dengan koordinator Panduraksa Dirgantara, program ini juga berkolabirasi dengan Koperasi Mina Barokah pimpinan Mohamad Sohib, tim ahli kimia analisa Ir Nur Rokhati, MT dan Aji Prasetyaningrum, M.Si, serta ahli teknologi kristalisasi garam Ir. Danny Sutrisnanto, M.Eng. 

Mahasiswa KKN-PPM dilibatkan dalam implementasi dan penelitian di lapangan, baik pengolahan air, kristalisasi, penggilingan garam, iodisasi, uji kualitas fisik dan kimia garam maupun pengemasan serta pemasarannya.(es/es)(//mlk)

Sumber : detik.com

Sederhana & Artistik, FT UNY Siap Ikuti Festival Fashion


Kampus Note - Kepiawaian tim karnaval Pendidikan Teknik Boga-Busana (PTBB) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengolah batik menjadi karya fesyen akan diuji di dua festival ini. Tim beranggotakan 20 orang tersebut akan memamerkan hasil kreasi mereka dalam gelaran Jogja International Street Performance (JISP) dan Asia Tri Festival 2012 atas undangan Dinas Pariwisata Yogyakarta.

Kedua acara ini digelar di dua tempat, yakni di Societed Taman Budaya Yogyakarta, on the stage pada 28 November mendatang, dan on the street di ruas Jalan Kaliurang, Yogyakarta. Selain perwakilan dari Indonesia, delapan negara lainnya ikut mengirimkan wakil yakni Singapura, Kanada, Amerika, India, Sri Lanka, Jepang, Meksiko, dan China.

Pembimbing dan konseptor tim karnaval PTBB FT UNY Afif Ghurub menjelaskan, timnya akan menampilkan karya dengan judul "Parang Jogja Teja Kamboja". Menurut Afif, "parang Jogja" merujuk pada batik parang yang merupakan salah satu batik khas Yogyakarta. Timnya pun menggunakan batik parang klitik dan parang rusak yang berlatar putih.

Kemudian, "teja" dimaknai sebagai warna-warna pelangi. Tim juga mengartikan "teja" sebagai aspek dalam kehidupan berkesenian dan berbudaya yang beraneka ragam seperti pelangi. Sementara itu, jika dikaitkan dengan keberadaan Yogyakarta sebagai Indonesia mini, "teja" juga bermakna keanekaragaman budaya Tanah Air yang seperti pelangi.

Komponen lainnya, yakni bunga kamboja, merupakan ciri khas tim karnaval PTBB FT UNY. Bunga ini dipilih karena ia adalah bunga yang sederhana dan kuat, tetapi selalu artistik jika diletakkan di mana pun.

"Hal itu adalah cermin dari tim karnaval PTBB FT UNY yang sederhana, tetapi selalu artistik, dan kuat dengan kesederhanaan yang ada," kata Afif, seperti dikutip dari laman UGM, Jumat (5/10/2012).

Ketua tim karnaval PTBB FT UNY Amelia Cristiawan mengaku, persiapan timnya lumayan mepet, yakni hanya satu bulan. Mereka pun harus putar otak untuk "mendaur ulang" kostum yang ditampilkan dalam Jogja Fashion Week, Juli lalu. Daur ulang ini di antaranya dengan menambahkan beragam pernak-pernik untuk memberi kesan penampilan yang super dahsyat.

Amelia berharap, selain menunjukkan eksistensi jurusan Teknik Busana FT UNY, keikutsertaan mereka dalam JISP dan Asia Tri Festival 2012 ini dapat membantu memperkenalkan budaya Indonesia kepada mancanegara, setidaknya kepada delapan negara lain yang juga ambil bagian.(rfa)(//mlk)


Sumber : Okezone.com

Sukses Belajar dengan Gaya Sendiri

Kampus Note - Urusan belajar memang tidak bisa disamaratakan bagi seseorang dengan orang lainnya. Gaya belajar kita bisa jadi tidak cocok jika dipakai orang lain. 

Bisa jadi kita nyaman belajar intensif seharian menjelang ujian, sementara orang lain harus mencicil materi ujian setiap hari. Ada juga pelajar yang terpaku pada jadwal belajar, sementara siswa lainnya hanya belajar ketika mood saja. 

Apa pun gaya belajar yang kita pilih, berikut beberapa kiat yang ampuh untuk diterapkan, seperti dilansir College Candy, Sabtu (29/9/2012). 

Kombinasi 


Gaya belajar apa pun yang kita pilih tidak akan berhasil jika kita hanya membaca buku dan catatan berulang kali. Kita perlu mengombinasikannya dengan teknik lain untuk mencegah kebosanan, sekaligus memastikan informasi yang kita serap bertahan lama di memori kita. 

Jika kita sudah membaca buku untuk sekian lama, selingi waktu belajar kita dengan membuat poster berisi ringkasan materi yang kita baca. Setelah itu, kita bisa kembali menekuni buku yang kita baca. Menggunakan hanya satu metode belajar tidak selamanya efektif, jadi, kombinasikanlah dengan metode lainnya untuk menjaga memorimu tetap fresh. 

Jangan khawatir untuk berhenti 

Jika kita terus melihat catatan dan tidak dapat mengerti apa maksud tulisan kita itu, berhenti dan berisitirahatlah. Bahkan, ketika kita sudah menjadwalkan satu hari penuh sebagai hari belajar, namun begitu rencana kita tidak berhasil di jam pertama, jangan paksakan diri. Memaksakan diri hanyalah membuang waktu dan membuat kita stres. Ambillah jeda, dan kemudian cobalah untuk mulai belajar kembali. 

Perhatikan diri sendiri

Sesibuk apa pun kita belajar, jangan lupa beristirahat dan perhatikan kondisi tubuh kita. Hal ini berarti makan dengan baik, tidur yang cukup, dan mengambil jeda di antara waktu belajar. 

Pelajar kinestetik 

Pelajar kinestetik mampu belajar lebih efektif dengan melibatkan anggota tubuhnya, misalnya sambil bergerak, berjalan, dan bermain. Tipe pelajar ini akan kesulitan memusatkan perhatian hanya dengan duduk diam dan membaca atau mendengarkan penjelasan guru di depan kelas. 

Jika kita termasuk tipe pelajar kinestetik, cobalah membaca dan atau menghafal materi pelajaran sambil berjalan. Kebanyakan pelajar kinestetik juga memiliki aspek belajar secara visual atau auditori. Temukan aspek mana yang dapat mendukung kegiatan belajar kita.  

Pelajar auditori 

Cara terbaik untuk menyerap dan mempertahankan informasi bagi pelajar auditori adalah melalui berbicara dan mendengarkan. Kita bisa merekam suara kita ketika membaca buku, dan kemudian didengarkan kembali. Tapi jika trik ini nampaknya membuat kita tidak nyaman, ada beberapa cara lainnya yang bisa diterapkan. 

Pertama, bicara ketika sedang membaca catatan, dan menjelaskan materi tersebut pada diri sendiri. Kedua, rekam perkuliahan di kelas untuk didengarkan kembali di rumah. Ketiga, buat kelompok belajar dan berdiskusilah dengan sesama anggota kelompok itu. Saling menjelaskan materi pelajaran akan membantu kita belajar, dan pelajar auditori cenderung belajar lebih baik ketika mereka berbicara. 

Pelajar visual 

Belilah pulpen beraneka warna dan kertas-kertas hias. Mulailah membuat poster dan diagram materi pelajaran. Tuliskan catatan kuliahmu dan tandai setiap tema, ide, atau kategori dengan warna tertentu. 

Pada dasarnya, pelajar visual dapat belajar dengan lebih baik jika dia belajar dengan cara yang teratur dan memastikan bahwa mereka dapat melihat materi yang akan mereka pelajari. Poster adalah langkah terbaik bagi pelajar visual bukan hanya karena ia mencerminkan keteraturan dan kerapihan, tetapi poster juga dapat ditempel di dinding kamar sebagai pengingat materi belajar. 

Hal-hal kecil

Untuk memperkuat hafalan, kita bisa menuliskan bagian-bagian penting yang harus kita ingat pada kertas post it. Kemudian tempelkan post it itu di berbagai tempat yang biasa kita datangi di rumah, misalnya di pintu lemari es, kaca rias, atau di meja kecil di samping tempat tidur kita. Tanpa kita sadari, ketika kita membaca catatan-catatan itu sambil lalu, kita sebenarnya sedang belajar. 

Analisa gaya belajar 

Mulailah membuat catatan kapan waktu terbaikmu untuk belajar, dan sesuaikan jadwal sehari-hari dengan hal itu. Enggak ada gunanya untuk belajar di sore hari ketika kita tahu kita enggak akan bisa fokus setelah jam lima sore. 

Jadwal belajar 

Menjadwalkan waktu belajar adalah hal yang penting untuk dilakukan. Jadwal ini enggak harus terlampau ketat dalam hal waktu dan durasi belajar, tetapi setidaknya rencanakanlah waktu-waktu tertentu yang khusus dialokasikan sebagai jam belajar. 

Penjadwalan ini berarti kita harus tetap pada target, sekaligus memudahkan kita menolak ajakan teman-teman untuk sekadar hangout pada saatnya kita harus belajar.(rfa)(//mlk)


Sumber : Okezone.com

Program Jangka Panjang Kemendikbud untuk SMA 6 & 70

Kampus Note - Selain jangka pendek, dibutuhkan pula sejumlah rencana yang harus dilakukan pada jangka panjang. Sebab, persoalan tawuran antarpelajar seperti yang terjadi antara SMA 6 dan SMA 70 beberapa waktu lalu bukanlah kali pertama melainkan terjadi sejak dulu dan terus terulang.  


Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad menyebutkan, terdapat tujuh langkah yang perlu dilakukan kedua sekolah dan pihak terkait untuk jangka panjang. "Pertama, penguatan pendidikan karakter. Kalau ada siswa yang bermasalah, langsung guru yang mengatasi," tutur Hamid dalam pertemuan dengan SMA 6 dan SMA 70 di Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012).
 
Kemudian, lanjutnya, kedua sekolah perlu melakukan penguatan pendidikan ekstrakuliker. Sebab, pada dasarnya di kedua sekolah tersebut memiliki kegiatan ekstrakulikuler beragam dan dapat mewadahi mahasiswa dalam menyalurkan bakat dan mengisi waktu luang. "Di SMA 70 ada 25 kegiatan ekstrakurikuler sementara di SMA 6 ada 21. "Sehingga akan membantu Bulungan Cup-Mahakam Festival," ungkapnya.
 
Ketiga, paparnya, mengadakan dan memperkuat program-program join activity. Menurut Hamid, dengan memperkuat program seperti itu akan dapat menghilangkan gap antar siswa di kedua sekolah.
 
Sementara itu, langkah keempat adalah penegakan disiplin sekolah sehingga tidak ada tawar menawar dalam hal kedisplinan. "Lima, adakan penataan lingkungan di SMA 6 dan SMA 70. Contoh paling parah, wajah SMA 6 itu tidak terlihat. Mohon ajukan hal ini ke walikota," imbuh Hamid.
 
Keenam, kata Hamid, adakan konsulidasi alumni. Hal ini dilakukan untuk menghindari interfensi alumni yang baru. Terakhir, masing-masing sekolah harus mmpu menciptakan budaya sekolah menyenangkan, sehat, rapi, dan damai. "Karena kami akan menjadikan SMA 70 dan SMA 6 sebagai model untuk menciptakan kedamaian," tandasnya.
(mrg)(//mlk)


Sumber : Okezone.com
 


Support : Creating Website | Student Group
Copyright © 2011. kampusnote.com - All Rights Reserved