Headlines News :


Tampilkan postingan dengan label Beasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beasiswa. Tampilkan semua postingan

Inilah Dokumen Utama Saat Apply Beasiswa ke Luar Negeri

kampusnote.com - Seringkali ketika akan mengajukan permohonan beasiswa ke luar negeri kita mengalami kebingungan mengenai berbagai dokumen yang harus dipersiapkan. Akibatnya, menjelang hari H kita justru kelimpungan untuk memenuhi dokumen tersebut.

Sebenarnya, apa saja dokumen yang biasanya harus disiapkan oleh para pelamar beasiswa ke luar negeri? Menurut Buku Pintar Beasiswa karangan Erny Murniasih, terdapat delapan dokumen utama yang harus disiapkan oleh para calon penerima beasiswa ke luar negeri.

Ijazah Pendidikan Terakhir
Siapkan fotokopi ijazah SMA, S-1, maupun S-2 yang telah dilegalisasi institusi tersebut. Jangan lupa, siapkan pula terjemahan ijazah tersebut dalam bahasa Inggris.

Transkrip Nilai
Fotokopi dan legalisasi transkrip nilaimu, sertakan pula terjemahan transkrip nilai tersebut dalam bahasa Inggris.

Surat Rekomendasi
Minta surat rekomendasi dari kepala sekolah, rektor, maupun supervisior atau atasan bagi pelamar yang sudah bekerja.

Curriculum Vitae (CV)
Siapkan daftar riwayat hidup atau CV dalam dua bahasa, yakni Indonesia dan Inggris.

Skor TOEFL/IELTS
Siapkan skor TOEFL institusional yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh lembaga pemberi beasiswa tersebut. Bila perlu, sediakan skor TOEFL internasional.

Akte Kelahiran
Fotokopi dan legalisasi akte kelahiran, serta terjemahannya dalam bahasa Inggris.

Kartu Identitas
Sediakan fotokopi kartu identitas dalam jumlah agak banyak. Kartu identitas tidak hanya KTP, tapi bisa berupa SIM atau paspor.

Foto
Siapkan foto ukuran paspor/visa dengan latar belakang putih.

Nah, dengan begini kita memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan segala dokumen yang diperlukan saat melamar beasiswa ke luar negeri. Maka, ketidaklengkapan dokumen pun dapat diminimalisasi.(rfa)

Beasiswa Sobat Bumi Pertamina Foundation Dibuka!

Kampus Note - Pertamina Foundation menyediakan 205 beasiswa bagi mahasiwa di 17 perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Tidak hanya berprestasi secara akademik, para pendaftar juga harus memiliki wawasan dan budaya lingkungan. 

Direktur Eksekutif Pertamina Foundation Nina Nurlina Pramono menegaskan, pihaknya memang ingin memberikan kesempatan lahirnya calon-calon pemimpin bangsa yang mampu menerapkan dan mengajak orang lain untuk berbudaya lingkungan. 

"Sesuai dengan tujuan tersebut, maka program ini dinamakan Beasiswa Sobat Bumi Pertamina Foundation, dan dihadirkan untuk mendukung terwujudnya kehidupan dan budaya ramah lingkungan di kalangan mahasiswa," kata Nina, dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Selasa (2/10/2012).

Ke-17 PTN yang digandeng Pertamina Foundation dalam program beasiswa ini adalah: 
1. Universitas Syiah Kuala (Aceh)
2. Universitas Sumatera Utara (Sumatera Utara)
3. Universitas Sriwijaya (Sumatera Selatan)
4. Universitas Indonesia (DKI Jakarta)
5. Institut Teknologi Bandung (Jawa Barat)
6. Universitas Padjajaran (Jawa Barat)
7. Institut Pertanian Bogor (Jawa Barat)
8. Universitas Gadjah Mada (DIY)
9. Universitas Diponegoro (Jawa Tengah)
10. Institut Teknologi Sepuluh November (Jawa Timur)
11. Universitas Brawijaya (Jawa Timur)
12. Universitas Airlangga (Jawa Timur)
13. Universitas Udayana (Bali)
14. Universitas Mulawarman (Kalimantan Timur)
15. Universitas Hasanuddin (Sulawesi Selatan)
16. Universitas Mataram (Nusa Tenggara Barat), dan 
17. Universitas Cendrawasih (Papua). 

Untuk melamar beasiswa ini, selain terdaftar di 17 PTN tadi sebagai mahasiswa S-1, calon pendaftar haruslah merupakan mahasiswa semester III hingga VII yang telah menyelesaikan semester keempat. Pendaftar juga haruslah sudah aktif sebagai member www.sobatbumi.com. 

Perlu diingat, beasiswa ini hanya berlaku bagi mahasiswa kelas reguler. Dan tidak berlaku bagi mahasiswa kelas ekstensi dan kelas internasional serta PTN di luar negeri. Pendaftar juga tidak boleh bekerja sebagai pegawai tetap selama masa studi atau terikat dengan pemberi beasiswa lain.

Karena terbatasnya kuota, maka pendaftar juga harus bersedia menjalani proses seleksi yang diselenggarakan Pertamina Foundation dan mematuhi aturan pendaftaran beasiswa Pertamina Foundation. 

Pendaftaran dilakukan secara online di website Beasiswa Sobat Bumi. Formulir pendaftaran sudah bisa diakses sejak 1 Oktober 2012. Nah, siapkan dahulu berkas pendaftarannya: 

- Foto kopi kartu tanda mahasiswa (KTM)
- Fotokopi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 pada skala 4,00
- Fotokopi tagihan listrik rumah dan/atau biaya sewa rumah
- Fotokopi rekening tabungan a/n calon di Bank yang ditentukan oleh PF
- Salinan biodata (CV)
- Surat keterangan sehat
 - Foto profil bebas santai ukuran 4×6 cm
-  Surat rekomendasi dari bagian kemahasiswaan PTN/fakultas tempat kuliah
-  Pembawa surat rekomendasi tokoh masyarakat nasional khususnya penggiat gerakan hidup ramah lingkungan, akan menjadi pertimbangan tambahan.

Jika terpilih sebagai penerima beasiswa, maka beasiswa ini akan diberikan hingga semester delapan, dan diberikan untuk pertama kalinya pada saat penerima beasiswa dinyatakan lulus seleksi penerimaan Beasiswa Sobat Bumi. Ingat ya, beasiswa ini akan dihentikan jika si penerima tidak dapat menyelesaikan studinya pada jangka waktu yang ditentukan. 

Penerima Beasiswa Sobat Bumi akan mendapatkan biaya pendidikan yang besarnya sesuai ketentuan PTN masing-masing dan biaya hidup Rp400 ribu per bulan. Apabila dipandang perlu oleh Pertamina Foundation, maka dapat dilakukan penyesuaian besarnya biaya hidup yang diberikan kepada penerima beasiswa sesuai dengan kondisi daerah tempat perguruan tinggi dimana Penerima Beasiswa terdaftar.

Beasiswa Sobat Bumi juga akan memberikan dukungan proyek kelompok dengan nominal ratusan juta rupiah per tahun dan dukungan untuk tugas akhir yang terseleksi dengan nominal Rp15 juta. Tidak hanya itu, para scholar juga berkesempatan menjadi sukarelawan di Pertamina Foundation, mengikuti pertemuan tahunan Pertamina Foundation Scholar se-Indonesia, dan mengikuti pelatihan kepemimpinan.

Informasi lengkap bisa disimak di tautan ini.(rfa)(//mlk)


Sumber : Okezone.com

Beasiswa Fakultas Seni Monash University


Kampus Note - Monash University, Australia, menawarkan beasiswa untuk jenjang sarjana dalam bidang seni tahun ajaran 2012. 

Beasiswa yang juga diperuntukkan bagi para pelajar internasional ini akan memberikan USD4.000 sebagai biaya studi secara penuh, atau setara dengan 48 kredit yang dibayarkan per tahun hingga masa studi empat tahun terpenuhi. Jumlah ini akan diberikan bagi para pelajar dengan prestasi terbaik. 

Sementara itu, bagi pelajar lainnya, besaran beasiswa yang akan diberikan adalah USD3.000, atau setara dengan 48 kredit, dan dibayarkan per tahun hingga masa studi empat tahun rampung. 

Pendaftaran dilakukan secara online hingga 19 Oktober 2012. Informasi selengkapnya bisa disimak di laman Monash University(rfa)(//mlk)


Sumber : Okezone.com

Surat-Surat untuk Beasiswa

Kampus Note - JIKA ingin melamar ke satu program beasiswa, kelengkapan informasi adalah hal mutlak yang harus kita miliki. Setelah mengantongi semua informasi tentang beasiswa yang kita incar, maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan semua berkas pendaftaran. 

Persyaratan administrasi standar untuk melamar beasiswa adalah formulir pendaftaran yang sudah diisi, fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang sudah dilegalisasi dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, curriculum vitae (CV), pasfoto, dan fotokopi paspor. Selain dokumen tersebut, berikut adalah beberapa surat yang juga harus kita persiapkan ketika menyusun berkas lamaran beasiswa. 

Surat rekomendasi

Kesaktian surat rekomendasi cukup berpengaruh dalam aplikasi beasiswa kita. Menurut salah satu anggota mailing list (milis) beasiswa, Ronald, surat rekomendasi yang ditulis di kertas berkepala surat (kop) universitas akan lebih berpengaruh bagi panitia seleksi. 

"Posisi pemberi beasiswa juga termasuk hal yang penting, setidaknya ketua program studi/ketua jurusan; dan kalau bisa dekan fakultas. Lebih keren lagi kalau dapat surat rekomendasi dari rektor," kata Ronald, seperti dinukil Okezone dari milis beasiswa Yahoo Groups,Kamis (23/8/2012). 

Tetapi, Ronald mengimbuh, ada juga pemberi beasiswa yang mensyaratkan surat rekomendasi sesuai format yang mereka persiapkan di formulir tersendiri. Urusan surat rekomendasi ini gampang-gampang susah. Ronald menyebutnya "tricky". Pasalnya, kata Ronald, kita harus mempersiapkan beberapa surat rekomendasi untuk beberapa perguruan tinggi dan program beasiswa yang berbeda.

"Untuk menyiasatinya, mintalah surat rekomendasi yang isinya umum, dengan kop surat universitas; dan minta beberapa buah," sarannya. 

Ronald juga punya trik lain, yakni memindai (scan) surat rekomendasi, kemudian mencetaknya berwarna untuk diserahkan dalam aplikasi beasiswa/universitas. "Jika pemberi beasiswa meminta surat yang asli, baru kita serahkan," ujar Ronald. 

Poin lain yang perlu diperhatikan ketika meminta surat rekomendasi adalah mencantumkan nomor telepon dan email profesor atau dosen yang memberi rekomendasi di surat rekomendasi tersebut.

Surat nominasi

Selain surat rekomendasi, beberapa beasiswa ada yang meminta surat nominasi. Surat ini dikeluarkan universitas yang dituju sebagai prasyarat mengajukan beasiswa. Dalam surat ini diterangkan kualitas unik/khusus pelamar dan program beasiswa yang dituju si pelamar. 

"Kalau universitas yang dituju tidak memberikan surat nominasi ini, artinya si pelamar tidak bisa mendaftar ke beasiswa yang dia inginkan, dan dia harus mencari beasiswa yang lain," tutur Ronald menerangkan.

Letter of Acceptance 

Surat penerimaan (letter of acceptance) menjelaskan bahwa suatu perguruan tinggi telah menerima kita sebagai calon mahasiswa di kampus tersebut. Dalam beasiswa studi berbasis riset, letter of acceptance bisa juga diberikan oleh seorang profesor yang mau menerima kita di laboratorium yang dipimpinnya.  

Sertifikat tes kemampuan 

Para pelamar beasiswa wajib melampirkan sertifikat berbagai tes kemampuan, terutama kemampuan berbahasa asing. Misalnya, sertifikat kemampuan berbahasa Inggris yang sering dipakai adalah Test Of English as Foreign Language (TOEFL) atau International English Language Testing System (IELTS). Biasanya, syarat minimal skor TOEFL adalah 550 dan IELTS 6.5.

Selain bahasa Inggris, ada juga beasiswa yang mensyaratkan sertifikat kemampuan bahasa ibu di negara yang dituju, misalnya bahasa Jepang dan Jerman. 

Tes kemampuan lainnya yang harus dipenuhi adalah Test Potensi Akademik
(TPA). Dalam versi internasional, TPA dikenal sebagai Graduate
Record Examinations (GRE) dan Graduate Management Admission Test (GMAT). GMAT biasanya digunakan sebagai bagian persyaratan mendaftar S-2 ke bidang bisnis.

Personal essay 

Sebagai pelamar beasiswa, kita juga harus membuat sebuah esai yang bercerita tentang diri, studi S-1, dan motivasi kita melamar beasiswa tersebut. 

Ronald menyarankan, esai ini harus menghubungkan latar belakang studi dan
pekerjaan saat ini dengan rencana studi S-2, karier, dan visi ke depan dari
pelamar. Menurutnya, esai ini menjadi salah satu faktor penentu. Bahkan, bisa dibilang lebih penting dari IPK. 

"Kalau IPK, TOEFL dan nilai-nilai test yang lain bisa dibilang tidak akan banyak berubah, maka esai ini selalu bisa direvisi berkali-kali. Jadi, alokasikanlah waktu yang banyak untuk esai ini dan mintalah ke teman yang jago bahasa Inggris untuk proof read esai kita," tuturnya menyarankan.(rfa)(mlk)


Sumber : Okezone.com

Beasiswa Unggulan untuk Entrepreneur Muda

Kampus Note - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia menggandeng PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) dalam program beasiswa khusus bagi entrepreneur muda. Bertajuk Beasiswa Unggulan Teknologi Industri Kreatif (BUTIK) CIMB Niaga, program ini ditujukan bagi para mahasiswa yang juga merupakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang melandaskan usahanya pada prinsip sosial dan lingkungan (eco-social entrepreneurship).

Persyaratan umum program ini adalah, pendaftar merupakan warga negara Indonesia (WNI) berusia maksimal 25 tahun saat mengikuti program BUTIK. Program ini terbuka bagi mahasiswa dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Pendaftar adalah mahasiswa semester lima untuk jenjang S-1 dengan IPK minimal 2,75 selama empat semester berturut-turut, dan semester tiga untuk jenjang pendidikan vokasi dengan IPK minimal 2,75 selama dua semester berturut-turut. 

Selain itu, pendaftar juga harus memiliki usaha aktif sedikitnya enam bulan, menyerahkan laporan usaha, dan lolos seleksi yang ditetapkan oleh CIMB Niaga dan Kemendikbud. Syarat usaha sudah berjalan selama enam bulan ini tidak harus dibuktikan melalui surat berbadan hukum, tetapi dapat memberikan bukti otentik waktu usaha mulai berjalan.

Secara khusus, penyelenggara program mencari kandidat penerima beasiswa yang telah melaksanakan inisiatif usaha yang berorientasi pada solusi masalah eco-sosial. Kandidat juga harus mampu memberi rencana pengembangan usaha yang efektif, berkesinambungan, dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Selain itu, pendaftar juga harus memiliki rekening CIMB Niaga dan mampu memberikan rencana stategis penggunaan produk perbankan CIMB Niaga sebagai pendorong laju pengembangan usahanya. Jika beruntung, penerima BUTIK CIMB Niaga akan mendapatkan biaya pendidikan, biaya hidup dan subsidi modal usaha.

Nah, jika semua kualifikasi tadi sudah terpenuhi, saatnya menyiapkan berkas lamaran yang diperlukan. Dalam berkas tersebut, lampirkan fotokopi KTP, fotokopi transkrip nilai yang sudah dilegalisasi selama empat semester berturut-turut, dan fotokopi kartu tanda mahasiswa (KTM) dan surat keterangan dari kampus yang menyatakan bahwa kita masih terdaftar sebagai mahasiswa di kampus tersebut.

Berkas ini juga harus dilengkapi dengan laporan bisnis dengan konten berikut ini: 
- Bab I:  Esai minimal 500 karakter yang menampilkan Profil Bisnis. Esai ini disertai dokumen pendukung company profile dalam format .pdf. 

- Bab II:  Laporan keuangan yang meliputi Harga Pokok Penjualan,  Harga Jual Produk/Jasa, Laba Kotor per Unit,  Laporan Total Penjualan, Total Laba Kotor per Bulan, Biaya Operasional per Bulan, dan Laba Bersih. 

- Bab III: Esai minimal 500 karakter tentang cara pemasaran produk. 

- Bab IV:  Esai minimal 500 karakter berisi paparan rencana stategis penggunaan produk perbankan CIMB Niaga sebagai pendorong laju pengembangan usaha. 

- Bab V: lampiran-lampiran berupa foto dokumentasi aktivitas bisnis, maksimal tiga; fotokopi rekening transaksi tiga bulan terakhir; fotokopi laporan keuangan tiga bulan terakhir, jika lolos seleksi, maka peserta wajib menunjukkan laporan keuangan asli; dan legal dokumen seperti akta notaris, surat izin usaha, tanda daftar perusahaan (jika ada).

Pendaftaran program BUTIK CIMB Niaga ini dibuka hingga 28 September 2012. Pendaftaran dilakukan secara online melalui email ke cimbniagascholarship@cimbniaga.co.id. Ingin informasi lengkap, silakan klik laman http://scholarship.cimbniaga.com.(rfa)(mlk).


Sumber : Okezone.com
 


Support : Creating Website | Student Group
Copyright © 2011. kampusnote.com - All Rights Reserved